KUNJUNGAN PERTAMA : "KERAMAHAN DAN SENYUMAN YANG TULUS"

Oleh : TSABITAH M. TANG | Pada : 31 Mei 2019 | Dilihat Sebanyak 5531 Kali

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ...

Bismillah ...

Alhamdulillah Pada hari Sabtu kemarin, 25 Mei 2019 pada bulan Suci Ramadhan kunjungan pertama kami mengawal 1000 hari kehidupan :)

Kami kelompok 92 yang terdiri dari 3 Mahasiswa Pendidikan Dokter FK UNHAS

(Tsabitah M. Tang/2016, Muhammad Farhan Nuzul Qadri Wahid/2017, Az Zahra Shafira Subhan/2018).

Tidak dapat kami pungkiri bahwa perbedaan angkatan di ruang lingkup pendidikan FK Unhas membuat kami tidak begitu akrab, seperti kata pepatah "Tak Kenal, maka Tak Sayang". Saya sebagai kakak memutuskan untuk menjalin pendekatan secara personal, mempelajari karakter dari adik-adik untuk menciptakan kekompakan dalam melaksanakan "PROGRAM 1000 HARI KEHIDUPAN" ini.

Sebelumnya kami telah melakukan diskusi tentang program 1000 hari kehidupan ini untuk menyamakan persepsi tentang pelaksanaan di lapangan saat bertemu dengan Ibu Riski Wahyuni selaku ibu hamil yang kami akan pantau dari proses kehamilan, persalinan, hingga anaknya berusia 2 tahun. Kami juga melakukan pembagian tugas, hingga menentukan hari dimana kami melakukan kunjungan awal pada Ibu hamil.

Di tengah teriknya matahari, tidak melunturkan semangat kami untuk bertemu dengan Ibu Riski Wahyuni. Niat, Ketulusan, Keikhlasan, Jiwa yang besar yang membawa kami bergerak untuk berjuang bertemu dengan beliau.

Awalnya kami sepakat bertemu di Puskesmas Kaluku Bodoa. Tujuan kami ke puskesmas untuk melapor kepada bidan Tini bahwa kami akan memulai melaksanakan program 1000 hari kehidupan di daerah setempat. Namun sayang, yang kami harapkan tidak sesuai dengan kenyataan. Bidan Tini tidak ada di lokasi. Tetapi, hal itu tidak membuat kobaran semangat kami terhenti, kemudian kami melakukan diskusi kembali mengambil perencanaan "planning B" yaitu saat bidan Tini tidak ada di lokasi, Kami akan berusaha sendiri mencari tempat kediaman Ibu Riski Wahyuni, untuk pelaporan dengan bidan Tini dan kelurahan akan kami lakukan pada kunjungan selanjutnya.

Dengan KERAMAHAN DAN SENYUMAN, kami pun menyapa, bertanya kepada warga sekitar mengenai rumah kediaman Ibu Riski Wahyuni, mengikuti segala alur petunjuk yang diarahkan kepada kami. Hingga akhirnya Alhamdulillah kami berhasil menemukan rumah Ibu Riski Wahyuni.

Awal pertemuan kami disambut begitu baik olehnya. Rumah yang mungil dan sederhana yang berada di Jalan Tinumbu Lorong 166 B Stapak 5 RT 07/ RW 02, Kel. Pannampu, Kec. Tallo ini dihuni oleh 4 anggota keluarga yang terdiri yaitu Suami, dan 2 orang anaknya. Hal itu tidak mengurangi kebahagiaan dan keharmonisan yang tercipta didalamya. Saat ini beliau hamil anak ketiga dan telah memasuki trimester ketiga usia 36 minggu.

Awal pertemuan itu, suaminya sedang bekerja dan beliau ditemani oleh 2 orang anaknya. Kebahagiaan dapat kami rasakan dari pancaran wajah Ibu Riski Wahyuni. Panggilan "Ibu" kepadanya tidak begitu nyaman dan akrab, sehingga saya memutuskan untuk memanggilnya dengan panggilan "Kakak". dan Sebaliknya beliau memanggil kami dengan panggilan "Adik". Keakraban, kenyamanan, kebahagiaan pun mulai terbentuk bagaikan keluarga sendiri.

Kemudian, kami pun memperkenalkan diri, menjelaskan maksud dan tujuan kami mengunjungi beliau. dan ternyata Alhamdulillah beliau telah mengetahui program 1000 hari kehidupan ini, karena sebelumnya telah diberitahukan oleh bidan Puskesmas Kaluku Bodoa, sehingga tak butuh lama bagi kami mengawali perbincangan ini, Kami pun memulai wawancara terkait program 1000 hari kehidupan ini. Keakraban yang mulai terbentuk tidak kami sadari, Kenyamanan di dalam rumah membuat kami begitu damai didalamnya, di sela wawancara kami sekali-sekali membuat candaan, tawa dengan mereka, salah satunya dengan anak pertama beliau yang bernama Alif yang juga ikut serta turut mendengarkan pembicaraan kami. Kami turut merasakan kebahagiaan yang mendalam saat berbincang-bincang dengan beliau, mengetahui lebih dalam kehidupan mereka, hingga kami turut berempati, merasakan apa yang mereka rasakan.

SENYUMAN, KEBAHAGIAAN, BERCANDA BERSAMA karena kedatangan kami merupakan hal yang begitu berharga dan menghilangkan rasa lelah, letih saat berjuang mencari rumah kediaman mereka.  

KERAMAHAN DAN SENYUMAN yang mengiringi perbincangan kami, membuat beliau merasa nyaman menjawab, menuturkan kata sesuai dengan apa yang sebenarnya tanpa adanya paksaan dari siapapun, menceritakan segala kehidupan suka duka beliau kepada kami layaknya keluarga sendiri. 

Tidak terasa wawancara telah berakhir, kami pun pamit pulang, dan Ibu Riski Wahyuni menyampaikan rasa terima kasih karena dengan adanya program 1000 hari kehidupan ini membuat dirinya diberikan perhatikan dan kepedulian yang besar terhadap perkembangan calon anaknya.

Yang lebih mengesankan, tetangga beliau dan warga sekitar pun mengetahui tentang program 1000 hari kehidupan ini. Mereka ikut berterima kasih dan sangat senang atas kedatangan kami di daerahnya dalam melaksanakan program ini. Kami pun sangat bersyukur dan senang merasakan sambutan hangat dari mereka.

Itulah kesan yang menjadi awal pengalaman kami mengawal 1000 hari kehidupan :)

Salam Hangat,

TIM 92 "PROGRAM 1000 HARI KEHIDUPAN" PENDIDIKAN DOKTER FK UNHAS

- TSABITAH M. TANG  (C11116032)  "PDU FK 2016"

- MUHAMMAD FARHAN NUZUL QADRI WAHID  (C011171597)  "PDU FK 2017"

- AZ ZAHRA SHAFIRA SUBHAN  (C011181334)  "PDU FK 2018"

"IKHLAS_TULUS_MENGABDI"



Leave A Reply