Kunjungan 1 P2KD III: Edukasi Manajemen Laktasi, Imunisasi, buku KIA serta Program Keluarga Berencana

Oleh : FASYA ERLINDA ARSYAD | Pada : 19 Desember 2025 | Dilihat Sebanyak 20 Kali

- Tujuan kunjungan:
Kegiatan ini diawali dengan pengenalan program P2KD III kepada Ibu Idah, yang
mencakup penjelasan mengenai tujuan serta pentingnya pelaksanaan program tersebut.
Pada kunjungan ini juga diberikan berbagai edukasi kepada ibu hamil, meliputi
manajemen laktasi, imunisasi, serta kontrasepsi.

- Rincian kegiatan:
Pada kunjungan pertama ini, saya bersama teman saya melakukan kunjungan dengan
menemui Ibu Idah sebagai ibu damping yang akan saya dampingi selama pelaksanaan
program P2KD III. Pertemuan dilaksanakan pada tanggal 30 November 2025 di
kediaman Ibu Idah yang berlokasi di Moncongloe.
Pertemuan diawali dengan perkenalan diri kembali serta penyampaian maksud dan
tujuan kunjungan. Selanjutnya, kami memperkenalkan program Pembentukan dan
Pengembangan Karakter Dokter (P2KD) III sebagai program dari Fakultas Kedokteran
Universitas Hasanuddin, termasuk tujuan serta urgensi pelaksanaannya dalam
pendampingan ibu hamil dan anak.
Pada kesempatan ini, dilakukan diskusi mengenai kondisi kehamilan serta upaya
pemantauan kesehatan ibu dan anak. Selain itu, kami memberikan edukasi kepada Ibu
Idah yang meliputi manajemen laktasi, imunisasi, dan kontrasepsi. Edukasi manajemen
laktasi difokuskan pada proses menyusui yang dianjurkan untuk memastikan kecukupan
nutrisi bagi anak serta mencegah risiko yang dapat terjadi pada ibu. Edukasi imunisasi
diberikan dengan menekankan pentingnya imunisasi dalam menunjang kesehatan dan
tumbuh kembang anak, serta edukasi kontrasepsi sebagai bagian dari perencanaan
keluarga. Selama proses edukasi berlangsung, kegiatan didokumentasikan dengan
terlebih dahulu memperoleh persetujuan dari Ibu Idah.

- Evaluasi kunjungan:
Kunjungan pertama terlaksana dengan baik serta mendapat respons positif dari ibu
damping dan keluarga. Proses perkenalan dan pengumpulan informasi awal berjalan
lancar sehingga terbangun komunikasi yang terbuka dan hubungan saling percaya.
Edukasi dapat disampaikan dengan baik, namun ke depannya diperlukan persiapan
media edukasi yang lebih beragam



Leave A Reply