Kunjungan 3: Plotting Pertumbuhan Menggunakan Kurva WHO
Oleh : RIFQIE TAESIR | Pada : 19 Desember 2025 | Dilihat Sebanyak 19 Kali
Pada Kunjungan 3 yang dilaksanakan pada 17 Desember 2025, dilakukan pemantauan pertumbuhan anak dengan metode plotting menggunakan Kurva Pertumbuhan WHO. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai status pertumbuhan anak secara objektif dan terstandar berdasarkan indikator antropometri, seperti berat badan menurut umur, tinggi badan menurut umur, serta berat badan menurut tinggi badan. Kurva WHO dipilih karena merupakan acuan internasional yang telah tervalidasi dan banyak digunakan dalam pelayanan kesehatan anak.
Dalam pelaksanaannya, data antropometri anak diukur secara teliti, kemudian diplotkan pada kurva WHO sesuai usia dan jenis kelamin. Hasil plotting ini memberikan gambaran apakah pertumbuhan anak berada dalam rentang normal, berisiko, atau sudah menunjukkan adanya masalah gizi seperti stunting, wasting, maupun overweight. Melalui interpretasi kurva, tenaga kesehatan dapat melakukan deteksi dini terhadap gangguan pertumbuhan yang mungkin belum terlihat secara klinis.
Melalui Kunjungan 3 ini, diharapkan orang tua maupun pendamping anak semakin memahami pentingnya pemantauan pertumbuhan secara berkala. Plotting pertumbuhan menggunakan Kurva WHO tidak hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga sebagai dasar perencanaan intervensi gizi dan edukasi kesehatan yang tepat. Dengan pemantauan yang konsisten, tumbuh kembang anak dapat dioptimalkan sejak dini untuk mencapai kualitas kesehatan yang lebih baik di masa depan.
