Laporan Kegiatan Kunjungan Pertama Program P2KD FK Unhas

Oleh : SALSABILA FATIHAH PARAMESTI | Pada : 20 Juni 2025 | Dilihat Sebanyak 72 Kali

Kunjungan pertama dalam rangkaian program Pengembangan dan Pembentukan Karakter Dokter (P2KD) dilaksanakan pada tanggal 14 November 2023. Pada kesempatan ini, saya bersama dua rekan kelompok, Putra dan Aza, memulai proses pendampingan terhadap seorang ibu hamil bernama Maria Emilia Elsa, yang berusia 19 tahun dan tengah menjalani kehamilan pertamanya. Pertemuan awal kami dilakukan di Puskesmas Antang, yang merupakan puskesmas rujukan bagi Ibu Maria. Setelah melakukan perkenalan dan menjelaskan maksud dari kegiatan kelompok kami ini, kami melanjutkan perjalanan menuju kediaman beliau yang berlokasi di wilayah Kecamatan Manggala, Makassar, dengan jarak sekitar 2,4 kilometer dari puskesmas.

Sesampainya di rumah, kami disambut dengan baik oleh Ibu Maria beserta keluarganya, kakaknya saat itu yang mendampingi. Kunjungan ini difokuskan pada pengumpulan data dasar, mencakup identitas diri, kondisi keluarga, riwayat kesehatan, serta status gizi kehamilan. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa kondisi gizi Ibu Maria secara umum berada dalam kategori baik, tidak ditemukan tanda-tanda anemia, dan status nutrisi menunjukkan cukupnya asupan zat gizi makro dan mikro untuk mendukung kehamilan. Meskipun terdapat beberapa aspek yang mendekati batas minimal, secara keseluruhan tidak ditemukan indikasi risiko kekurangan energi kronik.

Ibu Maria juga menyampaikan bahwa ia belum pernah mendapatkan imunisasi tetanus toksoid dan memiliki riwayat demam berdarah sebelum kehamilan. Namun saat ini, kondisi kesehatannya cukup stabil dan tidak terdapat keluhan berarti. Kunjungan pertama ini memberikan kesan awal yang sangat berarti. Membangun hubungan yang baik dengan pasien yang kami dampingi menjadi landasan penting dalam pelaksanaan kegiatan ini. Pendekatan yang komunikatif dan empatik terbukti efektif dalam menciptakan suasana yang nyaman serta memungkinkan terjalinnya komunikasi dua arah yang terbuka. Hal ini menjadi pengalaman berharga dalam proses pembelajaran karakter sebagai calon dokter, bahwa kehadiran kita di tengah masyarakat tidak hanya sekadar menjalankan tugas, tetapi juga membentuk kepekaan sosial dan rasa tanggung jawab yang utuh.



Leave A Reply